Resmi! Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan VAR Baru, Pakai Teknologi Lebih Luas

Resmi! Piala Dunia 2026 Terapkan Aturan VAR Baru, Pakai Teknologi Lebih Luas

Pasarnarasi.comFIFA dan badan pembuat aturan sepak bola dunia, The International Football Association Board (IFAB), telah resmi mengumumkan serangkaian aturan baru yang akan digunakan pada Piala Dunia 2026. Salah satu perubahan paling mencolok adalah perluasan peran VAR (Video Assistant Referee) yang akan digunakan lebih luas daripada edisi‑edisi sebelumnya, demi meningkatkan akurasi keputusan pada pertandingan terbesar sepak bola dunia.

Perubahan ini disetujui dalam Annual General Meeting ke‑140 IFAB di Hensol, Wales, yang juga membahas berbagai aturan baru untuk meningkatkan tempo permainan, mengurangi praktik buang‑buang waktu, serta menjadikan sepak bola lebih dinamis tanpa kehilangan keadilan.

VAR dengan Ruang Lingkup Lebih Besar

Sejak pertama kali diperkenalkan di Kejuaraan Dunia FIFA tahun 2018, sistem VAR telah digunakan untuk membantu wasit menentukan keputusan atas gol, penalti, dan kartu merah langsung. Namun di Piala Dunia 2026, VAR akan memiliki kewenangan tambahan untuk mengevaluasi beberapa kejadian yang sebelumnya tidak bisa diperiksa.

Menurut keputusan IFAB, VAR kini juga boleh digunakan untuk:

  • Mengkaji kembali kartu merah yang muncul akibat kedua kartu kuning, jika jelas salah kaprah.
  • Meninjau situasi identitas pemain salah diberi kartu.
  • Di beberapa kompetisi, termasuk Piala Dunia, VAR dapat menilai apakah tendangan sudut (corner kick) benar‑benar layak diberikan apabila ada kesalahan yang jelas asalkan review dapat dilakukan cepat tanpa menunda permainan.

Perluasan ini diharapkan dapat mengurangi kontroversi atas keputusan yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan, dan memberi keadilan lebih besar bagi tim‑tim peserta.

Tujuan Utama Perubahan Ini

IFAB dan FIFA menyatakan bahwa pembaruan aturan ini dibuat bukan hanya untuk mengatur teknologi, tetapi untuk meningkatkan kualitas pertandingan secara keseluruhan. FIFA Referees Committee Chairman Pierluigi Collina mengatakan perubahan ini menunjukkan komitmen untuk menjaga tempo laga lebih cepat sekaligus mengutamakan keputusan yang adil.

Selain perluasan VAR, sejumlah perubahan lain juga disetujui dan akan diberlakukan di Piala Dunia 2026. Misalnya, wasit dapat mengurangi waktu yang terbuang dengan menerapkan:

  • Hitung mundur lima detik untuk lemparan ke dalam (throw‑in) dan tendangan gawang (goal kick), dengan sanksi bagi yang sengaja menunda permainan.
  • Pemain pengganti harus meninggalkan lapangan dalam 10 detik setelah pergantian diberitahukan.
  • Pemain yang sedang diperiksa oleh medic harus keluar lapangan dan tidak kembali bermain sampai satu menit setelah restart.

Aturan‑aturan ini dirancang untuk mengurangi praktik buang waktu, sehingga pertandingan lebih mengalir dan terasa lebih menarik bagi penggemar.

Respon dari Komunitas Sepak Bola

Kabar soal perluasan teknologi VAR ini mendapat tanggapan beragam dari pengamat, pelatih, dan analis sepak bola. Banyak yang melihat ini sebagai langkah positif yang dapat mengurangi kesalahan besar yang selama ini memicu kontroversi di pertandingan penting. Namun, tidak sedikit pula yang mengkhawatirkan bahwa terlalu banyak intervensi teknologi dapat memperlambat jalannya pertandingan jika tidak diatur secara ketat.

Beberapa jenis review baru seperti untuk corner kick dan salah identitas pemain, menurut pendukungnya, akan membantu memastikan hasil yang lebih adil dan mengurangi dampak keputusan manusia yang bisa fatal. Namun para pengkritik tetap menekankan pentingnya menjaga esensi permainan dan flow tanpa terlalu bergantung pada teknologi.

Momentum Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling ambisius dalam sejarah kompetisi ini, dengan format 48 tim, tersebar di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dengan segala inovasi aturan dan teknologi seperti perluasan VAR yang baru ini, FIFA berharap turnamen nanti tidak hanya menarik dari sisi pertandingan, tetapi juga menunjukkan evolusi sepak bola modern dalam penegakan aturan yang lebih akurat dan adil.

Keputusan resmi IFAB dan FIFA untuk memperluas peran VAR di Piala Dunia 2026 menghadirkan babak baru dalam cara permainan sepak bola besar dijalankan. Dengan tambahan kewenangan untuk meninjau kartu merah akibat kedua kartu kuning serta beberapa keputusan lain yang dulunya tidak dapat dikaji, diharapkan keputusan wasit akan lebih tepat dan adil di kompetisi global ini. Perubahan aturan lain seperti hitungan waktu untuk lemparan dan pergantian pemain juga diharapkan memberi pengalaman menonton yang lebih cepat dan responsif bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.